Laporkan Kasus Penipuan Online dan Kebocoran Data Pribadi, Begini Caranya!

Laporkan Kasus Penipuan Online dan Kebocoran Data Pribadi, Begini Caranya!

Kasus Penipuan – Kasus kebocoran data pribadi yang menyeret pinjaman online semakin ramai diperbincangkan. Kasus yang ramai beredar di Twitter juga tak jauh dari kasus penipuan.

Oleh karena itu, hal ini patut di waspadai dan saling membantu dengan melaporkan cyber crime kepada pihak yang berwenang. Apalagi, pasti ada banyak kasus lain yang terjadi akibat bocornya data pribadi.

Contoh lain, data yang dijual kepada pihak lain akan menjadi tindak kejahatan seperti identitas penipuan, tindakan pornografi, pencemaran nama baik, perundungan, sampai penyadapan.

Cara Melaporkan Cyber Crime

Untuk melaporkan kasus ini ada beberapa hal yang perlu kalian siapkan, serperti berikut ini!

Pertama, siapkan bukti yang cukup dan asli, gunanya untuk menghindari dari serangan balik dari ancaman UU ITE karena terseret kasus pencemaran nama baik atau kejadian palsu. Oleh karena itu, dibutuhkan bukti yang asli.

Bukti ini bisa berupa screenshot, link, foto atau video yang menunjukkan kejahatan siber. Satu bukti valid akan sangat cukup kuat untuk mendukung laporanmu. Bukti ini jangan sampai hilang. Simpanlah bukti ini dengan baik dan aman misal di CD ataupun DVD Roomflashdisc, hardisk, memory card, dan lain sebagainya.

Jangan menyerahkan bukti kepada kepolisian dalam bentuk Email atau pesan. Pastikan pula media penyimpanan yang kamu serahkan tersebut tidak rusak.

Kedua, datanglah ke kantor polisi untuk tindak pidana siber. Kemudian, kamu akan dibawa ke ruang Sntra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT)  untuk melaporkan secara rinci dan menyerahkan bukti-bukti yang kamu simpan.

Ketiga, kamu akan dimintai keterangan yang lebih lanjut. Petugas akan melakukan proses tanya jawab. Jawablah dengan jujur dan apa adanya, sesuai dengan sepengetahuanmu.

Pertanyaan yang di ajukan biasanya berupa kronologis kejadian. Kamu akan diminta memberikan keterangan, dan menceritakan bagaiman awal mula kamu bisa mengetahui keberadaan kejahatan cyber crime tersebut. Waktu dan situs/dalang kejadikan juga dipertanyakan.

Selama proses tersebut, petugas kepolisian akan memeriksa pula barang bukti yang kamu serahkan, dan mencocokkan keterangan yang kamu beri. Apabila dianggap wajar dan kuat, kepolisian akan segera mencetak isi barang bukti tersebut, dan membuat laporan atau bukti berita acara pelaporan yang kamu berikan.

Keempat, setelah melaporkan kejadian tersebut, maka kamu bisa kembali ke rumah dan menantikan pemberitahuan atau kabar lebih lanjut dari kepolisian. Petugas kepolisian tentu akan segera memproses ke atasan untuk bisa mendapat surat perintah penyelidikan.

Apabila kamu menemukan kejanggalan dan mengetahui adanya tindakan kejahatan cyber crimejangan takut, dan segera gunakan hak bersuara kamu untuk melaporkan secara aktual tindak kriminalitas serangan siber yang kamu ketahui.

Leave a Reply